Palangka Raya (5/11 2008)-Sekitar pukul 13.30 WIB, saya baru pulang dari sekolah bersama sahabat saya yang memang baik tapi kadang nakal, yaitu ANGGI anak PIZZA (Pasukan IPA I), menggunakan Smash Sporty kepunyaaan Anggi yang memang sudah agak kusam tapi awet.Kami pulang melewati jalur yang tidak terlalu disenangi anak muda, yaitu melewati jalan Tjilik Riwut, karena kami memang menganggap disitu jalan paling aman walaupun dianggap ‘jadul’ oleh kaum sebaya sekalian.Saat kami melewati Pasar Kahayan, tiba-tiba sudah banyak orang berkerumun disekitar Pasar Kahayan, tepatnya disekitar jalan yang menanjak.Pertama-tama, kami bingung mau, mau dilihat atau tidak dilihat.Tapi, saya berpikir karena ini jarang-jarang terjadi dimata saya yang layaknya ‘katak dalam tempurung’, maka saya meminta Anggi untuk berbelok ke arah kejadian untuk melihat kejadian sebenarnya.Setelah melihat-lihat, ternyata kecelakaan yang terjadi adalah ‘TRUK TERBALIK’.Melihat itu, kami kaget.Dengan masih menggunakan pakaian SMADA Pahandut, kami langsung saja menyergap kejadian tersebut, tanpa pikir panjang saya langsung saja memanfaatkan Sony Ericsson k750i untuk mengambil gambar kejadian tersebut sebagai bukti bahwa kejadian itu benar-benar terjadi tanpa rekayasa.Dilihat dari posisi truk itu, saya menganalisis bahwa truk itu terbalik karena saat mau menuruni jalan, bagian sebelah truk tidak seimbang karena jalan yang tidak rata.Bruk… begitulah mungkin bunyi yang dihasilkan ketika truk terbalik.Alhamdulillah, jockey truk tersebut hanya mengalami lecet pada bagian kaki dan tangan.Tetapi, isi-isi yang ada di dalam truk semuanya keluar, seperti orang muntah saja.Barang-barang yang dikeluarkan seperti beberapa saus, makanan ringan, air mineral.Hanya saos dan makanan ringan saja yang rusak.Sedangkan minuman tidak rusak karena dalam keadaan menggunakan ‘pakaian’ atau kardus.
Inilah sekilas berita STOMATA, berikut beberapa lampiran foto tangkapan saya di TKP

thanks for reading this news (just for Paray Town around)
The last comment